Tuesday, March 13, 2007

Asri Banget...

Salah satu sudut taman yang berada di dalam cluster cemara. Lingkungan yang hijau seperti inilah yang selalu menjadi dambaan penghuni cluster cemara (katanya sich pak Adhi mau mengganti pohon palem yang ada di tengah taman itu dengan pohon mangga, biar rindang, sekaligus menghasilkan, hehehe...). So..., kayaknya pas banget nich dengan salah satu motto CEMARA, yaitu ASRI, seperti apa yang telah dicanangkan pak RT, alamaaakkk...! (by Hadie)

Gerbang Depan (Pos Keamanan) dan Belakang

Pos security dan gerbang masuk-keluar Cluster Cemara (1 pintu) dengan sistem keamanan 24 jam dan digawangi oleh 5 (lima) anggota security dengan 3 (tiga) shift. Dengan sistem buka tutup menerapkan model portal yang bertujuan sebagai filter bagi siapapun yang akan masuk dan akan keluar cluster cemara, serta gerbang belakang yang tertutup (buntu) merupakan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi penghuni cluster cemara, mudah-mudahan. (by Hadie)

Monday, March 12, 2007

Akhir Sebuah Penantian

Menanti adalah pekerjaan yang membosankan, apalagi jika ingat nyanyian Iwan Fals, "...kereta datang terlambat dua jam cerita lama...".
Shinkansen (bullet train) kereta yang ditunggu-tunggu itu akhirnya datang dan tiba on time. Tokyo-Osaka, hampir sama dengan Jakarta-Semarang ditempuh dalam waktu 2 jam 40 menit dengan kereta Shinkansen jenis Nozomi 700 (tercepat, ada juga Hikari dan Kodama). Sebuah luncuran teknologi yang mungkin butuh waktu 20-30 tahun untuk dinikmati di negeri tercinta kita. Kenyamanan maupun kemewahannya melebihi pesawat Batavia atau Garuda sekalipun. Wajar, karena kalau mau naik kereta tersebut, harus merogoh kocek sebesar 14.000 yen atau sekitar 1 juta rupiah sekali jalan. Wowww....... (by Hadie, kiriman berita : Slamet, langsung dari Tokyo Jepang, 08-03-2007)

Thursday, March 1, 2007

Sendiri Menanti

Ini adalah pak Slamet Yuswanto (salah satu warga cemara) saat melakukan kuker di Tokyo, Jepang, beberapa waktu lalu. Di sela-sela acara yang begitu padat, beliau menyempatkan diri mengunjungi Stasiun Shinagawa, dan menanti kedatangan kereta Shinkanzen (konon kereta ini termasuk jenis super ekspress, misalnya untuk menempuh perjalanan Jakarta-Cirebon, hanya membutuhkan waktu 2 jam-an), beliau ingin mencoba naik untuk uji-banding. Namun, setelah lama berdiri dan bete (tentunya lelah tuch, dingin lagi), kereta yang ditunggu tidak nongol-nongol juga. Tenang aja pak, masih ingat film yang dibintangi Rano Karno dan Widyawati, khan, judulnya : "Arini : Masih Ada Kereta Yang Akan Lewat". Jadi bersabarlah, apalagi di negeri orang, hehehe....... (by Hadie).